WELCOME

WELCOME TO MY BLOG

Senin, 21 Januari 2013

Aplikasi Siklus Pendapatan dan Pengeluaran

1. Aktifitas Bisnis dalam Apl. Siklus Pendapatan dan Pengeluaran
a. Siklus Pendapatan
Siklus pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berulang dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan-penjualan tersebut.
Terdapat empat aktivitas dasar bisnis yang dilakukan dalam siklus pendapatan :
1. Entri Pesanan Penjualan :
• Mengambil pesanan dari pelanggan.
• Memeriksa dan menyetujui kredit pelanggan.
• Memeriksa ketersediaan persediaan.

2. Pengiriman
Aktivitas dasar kedua dalam siklus pendapatan adalah memenuhi pesanan pelanggan dan mengirimkan barang dagangan yang diinginkan tersebut, proses ini terdiri dari dua tahap :
• Mengambil dan mengepak pesanan.
• Mengirim pesanan tersebut.

3. Penagihan dan Piutang Usaha
Aktivitas dasar ketiga dalam siklus pendapatan, melibatkan :
• Penagihan ke para pelanggan.
• Memelihara data piutang usaha.

4. Penagihan Kas
• Menangani kiriman uang pelanggan.
• Menyimpannya ke bank.

b. Siklus Pengeluaran
Siklus pengeluaran (expenditure cycle) adalah rangkaian kegiatan bisnis dan operasional pemrosesan data terkait yang berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa (Romney & Steinbert, 2005).
Tujuan siklus pengeluaran:
- Memastikan bahwa semua barang atau jasa dipesan sesuai kebutuhan.
- Menerima semua barang yang dipesan dan memastikan barang tsb dalam kondisi baik.
- Mengamankan barang hingga diperlukan.
- Memastikan bahwa faktur berkaitan dengan barang atau jasa sah dan benar.
- Mencatat dan mengklasifikasikan pengeluaran dan pengeluaran kas dengan cepat dan akurat.
- Mem-posting kewajiban dan pengeluaran kas pada rekening supplier yang tepat pada buku besar dan buku pembantu hutang.
- Memastikan bahwa semua pengeluaran kas sesuai dengan pengeluaran yang telah diotorisasi.

Pada siklus pengeluaran, terdapat 3 aktivitas dasar bisnis yaitu :
1. Memesan barang , persediaan, dan jasa
Aktivitas pertama dalam siklus pengeluaran adalah memesan persediaan atau perlengkapan. Keputusan penting yang dibut dalam langkah ini adalah mengidentifikasi apa, kapan, dan berapa banyak yang dibeli, dan dari pemasok mana akan dibeli. Dokumen yang dibuat dalam proses pemesanan barang adalah pesanan pembeliaan (purchase order).

2. Menerima dan menyimpan barang, persediaan, dan jasa.
Aktivitas kedua dalam siklus pengeluaran adalah penerimaan dan penyimpanan barang yang dipesan. Bagian penerimaan bertanggung jawab untuk mengecek dan menerima kiriman dari para pemasok. Dokumen yang dibuat dalam  proses penerimaan barang adalah laporan penerimaan barang adalah laporan penerimaan (receiving report)

3. Membayar untuk barang, persediaan, dan jasa.
Aktivitas ketiga dalam siklus pengeluaran adalah menyetujui faktur penjualan dari vendor untuk pembayran. Bagian utang usaha menyetujui faktur penjualan untuk dibayar dan kasir bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran.

2. Batasan Apl. Siklus Pendapatan dan Pengeluaran
Proses bisnis adalah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan (demi meraih tujuan tertentu). Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa subproses yang masing-masing memiliki atribut sendiri tapi juga berkontribusi untuk mencapai tujuan dari superprosesnya. Analisis proses bisnis umumnya melibatkan pemetaan proses dan subproses di dalamnya hingga tingkatan aktivitas atau kegiatan.

Beberapa karakteristik umum yang dianggap harus dimiliki suatu proses bisnis adalah:
1. Definitif: Suatu proses bisnis harus memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.
2. Urutan: Suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.
3. Pelanggan: Suatu proses bisnis harus mempunyai penerima hasil proses.
4. Nilai tambah: Transformasi yang terjadi dalam proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.
5. Keterkaitan: Suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait dalam suatu struktur organisasi.
6. Fungsi silang: Suatu proses umumnya, walaupun tidak harus, mencakup beberapa fungsi.
Sering kali pemilik proses, yaitu orang yang bertanggung jawab terhadap kinerja dan pengembangan berkesinambungan dari proses, juga dianggap sebagai suatu karakteristik proses bisnis.

Tipe proses bisnis
Terdapat tiga jenis proses bisnis:
1. Proses manajemen, yakni proses yang mengendalikan operasional dari sebuah sistem. Contohnya semisal Manajemen Strategis
2. Proses operasional, yakni proses yang meliputi bisnis inti dan menciptakan aliran nilai utama. Contohnya semisal proses pembelian, manufaktur, pengiklanan dan pemasaran, dan penjualan.
3. Proses pendukung, yang mendukung proses inti. Contohnya semisal akunting, rekruitmen, pusat bantuan.

3. Prosedur dalam Apl. Siklus Pendapatan dan Pengeluaran
SIA harus menediakan informasi operasional yang dibutuhkan untuk melakukan fungsi-fungsi berikut ini:
- Merespons pertanyaan pelanggan mengenai saldo akun dan status pesanan.
- Memutuskan apakah kredit pelanggan tertentu dapat ditambah atau tidak.
- Menentukan ketersediaan persediaan.
- Memutuskan jangka waktu kredit yang ditawarkan.
- Menentukan harga produk dan jasa.
- Menetapkan kebijakan mengenai retur penjualan dan garansi.
- Memilih metode untuk mengirim barang.

Apakah contoh informasi tambahan yang seharusnya SIA sediakan :
- Waktu respons terhadap pertanyaan pelanggan.
- Waktu yang dibutuhkan untuk memenuhi dan mengirim pesanan.
- Persentase penjualan yang membutuhkan pemesanan ulang.
- Kepuasan pelanggan.
- Analisis pangsa pasar dan tren penjualan.
- Analisis profitabilitas berdasarkan produk, pelanggan, dan area penjualan.

4. Diagram Aliran Data
a. Siklus Pendapatan
Diagram aliran data pada pemrosesan order penjualan













1. Order
2. Order Penjualan
3. Order Penj. di ACC
4. Order Pengiriman
5. Slip Pengepakan
6. Memo Penagihan
7. Nota Pengiriman
8 . Pengiriman
9 . Nota Pengiriman
10. Faktur
11. Memo Pemindahbuku
12. Voucher Jurnal
13. Pengendalian Total

KET.
PD = Piutang Dagang
BB = Buku Besar
PNGHN = Penagihan
OP = Order Penjualan
PGRMN = Pengiriman
CUSTM = Pelanggan

b. Siklus Pengeluaran
Diagram aliran data pada sistem aplikasi pembelian
















1. Permohonan
2. Pemberitahuan
3. Order Pembelian
4. Nota Pembelian
5. Nota Penerimaan
6. Pengiriman
7. Nota Penerimaan
8. Laporan Penerimaan
9. Pemberitahuan Penerimaan
10. Faktur
11. Faktur Disahkan
12. Paket Tanda Bukti
13. Pembayaran


sumber:
materi BAB 5_APLIKASI SIKLUS PEND & PENEL_-5.pdf
http://ajeng17.blogspot.com/2013/01/siklus-pendapatan-dan-pengeluaran.html
http://jajusuf.blogspot.com/2012/01/aplikasi-siklus-pendapatan-dan.html

Jumat, 18 Januari 2013

tugas 2 : Pembuatan Model Data dan Desain Database

1. Proses dan Ruang Lingkup Desain Database
Tujuan utama dari sistem basis data adalah menyediakan pemakai melalui suatu pandangan abstrak mengenai data, dengan menyembunyikan detail dari bagaimana data disimpan dan dimanipulasikan. Oleh karena itu, titik awal untuk perancangan sebuah basis data haruslah abstrak dan deskripsi umum dari kebutuhan-kebutuhan informasi suatu organisasi harus digambarkan di dalam basis data.
Model data adalah kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan data, hubungan antara data dan batasan-batasan data dala suatu organisasi. Fungsi dari sebuah model data untuk merepresentasikan data sehingga data tersebut mudah dipahami.
Ada 6 proses dalam desain database yaitu
1. Analisis Persyaratan
- Memahami dan mengetahui data yang harus disimpan dalam database, aplikasi apa yang harus dibangun diatasnya, jenis operasi apa yang akan digunakan, dst.
2. Desain Database Konseptual
- informasi yang dikumpulkan pada tahap analisis persyaratan digunakan untuk mengembangkan deskripsi data tingkat tinggi
- Tahap ini sering dilakukan dengan menggunakan metode E-R (Entity-Relationship)
- Tujuannya adalah untuk menciptakan gambaran sederhana tentang data yang mirip dengan pemikiran pengguna/user
3. Desain Database Logika
- Merubah skema E-R menjadi skema database relasional
- tujuannya adalah memperoleh skema konseptual pada model data relational yang sering dinamakan skema logika
4. Perbaikan Skema
- Analisis sekumpulan relasi dalam skema database relasional untuk mengidentifikasi permasalahan yang muncul dan memperbaikinya
5. Desain Database Fisik
- Tahapan ini mencakup pembuatan indeks pada beberapa tabel, mengelompokan beberapa tabel atau melibatkan desain ulang yang substansial terhadap beberapa bagian skema database
6. Desain Aplikasi dan Keamanan
- Semua proyek perangkat lunak yang melibatkan sebuah DBMS (DataBase Manajemen Sistem) harus mempertimbangkan aspek aplikasi yang berada diluar database
- Enkripsi
- Digital Signature


2. Diagram Hubungan Entitas (ERD)
Adalah suatu penyajian data dengan menggunakan Entity dan Relationship yang digambarkan dalam sebuah diagram.
Entitas adalah suatu objek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam database.
Relationship adalah hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entity.
Berikut merupakan contoh dari ERD :



3. Model Data REA (Resource, Event, Agent)
Model Data REA adalah suatu alat pemodelan konseptual yang khusus dirancang untuk melengkapi struktur dalam perancangan database SIA.
Model Data REA mengklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu :
1. Sumber daya yang didapat dan dipergunakan organisasi (Resource) contoh : kas dan persediaan, perlengkapan, gudang pabrik dsb
2. Kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan organisasi (Event) Contoh : sales events, taking customer orders
3. Pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut (agent) Contoh : pegawai (staf penjualan dan kasir), pelanggan



sumber:
materi SBD1
http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data
http://rizkyherjulian.blogspot.com/2011/11/model-data-rea-resource-event-agent.html
http://fairuzelsaid.wordpress.com/2010/03/16/sistem-basis-data-entity-relationship-diagram-erd/

Minggu, 11 November 2012

Tugas SIA - Software Akuntansi

1. Gnucash
GnuCash adalah aplikasi yang digunakan untuk pribadi dan Software akuntansi keuangan untuk usaha berskala kecil, software ini dilisensikan gratis di bawah GNU GPL dan tersedia untuk GNU / Linux, BSD, Solaris, Mac OS X dan Microsoft Windows.
Kelebihan GnuCash :
- Gnucash tersedia untuk Linux, Windows dan juga Mac OS X.
- Bisa didapat secara gratis (open source).
- Mudah untuk digunakan.
- Kuat dan fleksibel.
- Memungkinkan untuk melacak rekening bank, saham, pendapatan dan beban.
- Cepat dan intuitif untuk digunakan seperti checkbook register.
- Berdasarkan pada prinsip akutansi professional.
- Gnucash menyediakan pula jenis rekening tambahan, seperti pinjaman rumah, kredit mobil, pasar uang dan rekening untuk pasangan hidup (suami atau istri).
Kelemahan GnuCash :
- Untuk pengguna Mac OS ada beberapa masalah pada penginstalan versi Mac OS X yaitu pada Mac OS X Tiger harus memasang update tambahan.
- Tidak terintegrasi baik dengan Mac OS.
- Tidak memiliki kelebihan dalam dukungan lengkap terhadap internet.
- Tidak didukung dengan proteksi terhadap password.
- Tidak memiliki fasilitas autosave maupun undo, jadi harus sering melakukan save sendiri.

2. Compiere
Compiere adalah sebuah software ERP (Enterprise Resource Planning) berbasis open source pertama kali dan merupakan salah satu software ERP yang paling popular saat ini. Compiere yang di bangun dengan menggunakan Java J2EE dapat di jalankan di berbagai platform seperti Windows, Linux, Unix, dll.
Compiere dilengkapi dengan beberapa fitur, semisal Inventory Management, Purchasing, Sales Order, Account Payable, Account Receivable dan General Ledger sebagai pondasinya.
Kelebihan Compiere :
- Didukung dengan kemampuan multi currency, multi company dan multi language.
- Sangat cocok bagi perusahaan-perusahaan berbentuk group of companies.
- Implementasi Cepat, Dengan asumsi tanpa memerlukan proses pengambilan keputusan yang panjang, yang umumnya terjadi karena masalah perhitungan biaya dan investasi (serta kerugiannya apabila sistem ternyata gagal).
- Terintegras, artinya semua data (ERP, CRM dan Akunting) di picu dari transaksi yang sama.
- Aman dari Kegagalan.
- Rich and Reach
~ Rich mengacu pada system Clien/Server interface yang memiliki semua fitur yang diperlukan.
~ Reach mengacu kepada web interface dimana dapat diakses tanpa harus memerlukan program khusus dari sisi klien.
- Smart User Interface.
- Global Market, cukup mudah membangun multi fungsi di Compiere dimana mengijinkan anda untuk berbuat di pasar global dengan bahasa yang berbeda, mata uang, dan metode akuntansi.
Kelemahan :
- Tidak diperuntukan untuk perorangan.
- Compiere tidak sepenuhnya free karena dibagi menjadi 3 versi yaitu community edition, standard edition dan profesional edition.
- Untuk community edition (free) ada beberapa kekurangan :
1. Tidak tersedia WebUI (demikian juga dengan standard edition).
2. Tidak adanya PDF exporter (hanya ada versi demo).
3. Selain database enterpriseDB hanya bisa pakai oracle XE (tidak bisa pakai oracle standard atau profesional).

3. Accurate V3 Standard
Software akuntansi dengan modul account payable, account receivable, inventory dan general ledger yang terintegrasi. Dalam versi standard ini terdapat dua license, yaitu 2 user/client bisa menginput ke dalam satu database dalam waktu yang bersamaan.
Kelebihan Accurate V3:
- Costumer dan Vendor, bisa mengisi saldo awal lebih dari 1 invoice.
- Purchase Order, ada penambahan field terms dan FOB.
- Purchase Invoice, terdapat field rate untuk pembelian mata uang asing denan PPN.
- Receive Item, tidak menjurnal ke hutang dagang lagi namun ke barang yang belum ditagih.
- Purchase Retur, nilai retur bisa memasukkan nilai tax, freight dan discount dari purchase invoice.
- Vendor Payment, setiap form ada nomor urutnya agar mempermudah pengarsipan.
- Sales Order, ditambahkan field salesman.
- Sales Invoice / Delivery Order, item service dari SO bisa diproses lebih dari satu sales invoice.
Kekurangan Accurate V3 :
- Single login, hanya bisa login menggunakan user supervisor.
- Membuka database dari local PC tidak bisa dari local remote.
- OEM license, tidak bisa dimigrasi atau pindah ke computer lain.
- Tidak untuk pemakaian multiple user / tidak diperbolehkan menambah license.
- Tidak mendapat diskon untuk major upgrade / trade-in.

Dari ketiga software akuntansi di atas dapat dibuat kesimpulan bahwa untuk penggunaan skala besar bisa menggunakan Compiere dan untuk menengah atau perorangan menggunakan Gnucash dan Accurate V3 Standard.


Sumber:
http://4ordinaryworld.blogspot.com/2011/03/gnucash.html
http://azhira16.blogspot.com/2010/11/compiere.html
http://dendyraharjo.blogspot.com/2011/09/macam-macam-softwaer-akuntansi.html?m=1
http://yudhislibra.wordpress.com/2010/09/30/macam-macam-jenis-sofware-akuntansi-berikut-dengan-kelebihan-dan-kekurangannya/

Sabtu, 03 November 2012

Pembuatan Model Data dan Desain Database

1. Pengertian Database
Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari database tersebut. Konsep dasar dari database adalah kumpulan dari catatan-catatan atau potongan dari pengetahuan.


2. Proses Desain Database
1. Analisis Persyaratan
- Memahami dan mengetahui data yang harus disimpan dalam database, aplikasi apa yang harus dibangun diatasnya, jenis operasi apa yang akan digunakan, dst.
2. Desain Database Konseptual
- informasi yang dikumpulkan pada tahap analisis persyaratan digunakan untuk mengembangkan deskripsi data tingkat tinggi
- Tahap ini sering dilakukan dengan menggunakan metode E-R (Entity-Relationship)
- Tujuannya adalah untuk menciptakan gambaran sederhana tentang data yang mirip dengan pemikiran pengguna/user
3. Desain Database Logika
- Merubah skema E-R menjadi skema database relasional
- tujuannya adalah memperoleh skema konseptual pada model data relational yang sering dinamakan skema logika
4. Perbaikan Skema
- Analisis sekumpulan relasi dalam skema database relasional untuk mengidentifikasi permasalahan yang muncul dan memperbaikinya
5. Desain Database Fisik
- Tahapan ini mencakup pembuatan indeks pada beberapa tabel, mengelompokan beberapa tabel atau melibatkan desain ulang yang substansial terhadap beberapa bagian skema database
6. Desain Aplikasi dan Keamanan
- Semua proyek perangkat lunak yang melibatkan sebuah DBMS (DataBase Manajemen Sistem) harus mempertimbangkan aspek aplikasi yang berada diluar database
- Enkripsi
- Digital Signature


3. Pengertian Entitas, Field, Record, ERD, Model data REA
- Entitas adalah suatu objek yang dapat dibedakan dari lainnya yang dapat diwujudkan dalam database.
- Field (Atribut) adalah karakteristik dari entitas tersebut.
- Record adalah kumpulan isi elemen data (field/atribut) yang saling berhubungan.
- Entity-Relationship adalah salah satu metode pemodelan basis data yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model data semantik sistem,dimana sistem seringkali memiliki basis data relasional, dan ketentuannya bersifat top-down. Diagram untuk menggambarkan model Entitiy-Relationship ini disebut Entitiy-Relationship diagram/ER diagram/ERD.
- Model Data REA adalah suatu alat pemodelan konseptual yang khusus dirancang untuk melengkapi struktur dalam perancangan database SIA.
Model Data REA mengklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu :
1. Sumber daya yang didapat dan dipergunakan organisasi (Resource) contoh : kas dan persediaan, perlengkapan, gudang pabrik dsb
2. Kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan organisasi (Event) Contoh : sales events, taking customer orders
3. Pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut (agent) Contoh : pegawai (staf penjualan dan kasir), pelanggan


4. Langkah membangun ERD & REA
ERD (Entity Relationship Diagram)
1. Menentukan Entity (Entitas)
Disini kita dituntut untuk menentukan dengan cermat sebuah entity yang ada dalam suatu proyek atau masalah. Entity berguna untuk menentukan peran, kejadian, lokasi, hal nyata dan konsep penggunaan untuk database.
2. Menentukan Relasi
Setelah kita berhasil membuat Entity, langkah selanjutnya adalah menentukan relasi antar entity. Relasi apa yang terdapat antara Entity A dan B, apakah entity A dan B memiliki relasi "one to one", "one to many", atau "many to many".
3. Gambar ERD sementara
Jika sudah mengetahui Entity beserta Relasinya, buat gambar ERD sementara. Entity digambarkan dengan persegi, relasi digambarkan dengan garis.
4. Isi kardinalitas
Kardinalitas menentukan jumlah kejadian satu entitas untuk sebuah kejadian pada entitas yang berhubungan. Contohnya antara Entitas Buku, Distributor dan Pengarang, kardinalitas yang ada berupa: Satu pengarang dapat menulis banyak buku Satu buku ditulis satu pengarang Banyak buku di distribusikan oleh satu distributor. Dari sini kita bisa mengetahui harus memberi relasi apa.
5. Tentukan Primary Key (Kunci Utama)
Menentukan Primary Key pada masing-masing entity. Primary Key adalah atribut pada entity yang bersifat unik. Setiap entity hanya memiliki satu Primary Key saja. Contoh: Entity Buku memiliki Primary Key bernama kode buku. Kode Buku ini bersifat unik, karena masing-masing buku memiliki kode yang berbeda-beda.
Tentukan pula Foreign Key (Kunci Tamu) pada masing-masing Entity. Foreign Key adalah Primary Key yang ada dalam Entity yang lain. Contoh pada Entity Pengarang misalnya terdapat atribut kode buku, yang mana, kode buku merupakan Primary Key dari Entity buku.
6. Gambar ERD berdasarkan Primary Key
Menghilangkan relasi "many to many" dan memasukkan Primary dan Foreign Key pada masing-masing entitas. Relasi many to many antar entity perlu dihilangkan dengan cara menambah atribut baru antara 2 entity yang memiliki relasi many to many.
7. Menentukan Atribut
Jika sudah melakukan step diatas, sekarang saatnya menentukan atribut pada masing-masing entitas.
8. Pemetaan Atribut
Apabila atribut telah ditentukan, sekarang pasang atribut dengan entitas yang sesuai.
9. Gambar ERD dengan Atribut
- Mengatur ERD seperti langkah 6 dengan menambahkan atribut dan relasi yang ditemukan.
- Periksa lagi ERD. Apakah ERD sudah menggambarkan system yang akan dibangun, check kembali dari awal.


REA (Resource, Event, Agent)
1. Identifikasi kegiatan pertukaran ekonomi
Pertukaran ekonomi dasar dalam siklus pendapatan melibatkan penjualan barang dagangan atau pelayanan, serta serangkaian penerimaan kas sebagai pembayaran dalam penjualan tersebut. Diagram REA untuk siklus pendapatan S&S dengan membuat entitas kegiatan penjualan dan penerimaan kas dalam bentuk persegi panjang, dan hubungan dualitas ekonomi antara mereka, dalam bentuk wajik
2. Identifikasi sumber daya ekonomi dan para pelaku yang terlibat
Ketika kegiatan yang menjadi pusat perhatian telah ditentukan, sumber daya yang dipengaruhi oleh kegiatan tersebut perlu diidentifikasi. Kegiatan penjualan dapat diterjemahkan menjadi pemberian persediaan kepada pelanggan. Kegiatan penerimaan kas dapat diterjemahkan sebagai menerima kas dari pelanggan.
Setelah menentukan sumber daya yang dipengaruhi oleh setiap kegiatan, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi pelaku yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan tersebut. Paling tidak selalu terdapat satu pelaku internal (pegawai) dan, di sebagian besar kondisi seorang pelaku eksternal (pelanggan/pemasok) yang terlibat dalam setiap kegiatan.
3. Analisis setiap kegiatan pertukaran ekonomi menjadi suatu kombinasi dari satu atau lebih
Kegiatan komitmen dan kegiatan petukaran ekonomi. Langkah ketiga dalam menggambar diagram REA adalah menganalisis kegiatan pertukaran ekonomi untuk menetapkan apakah kegiatan tersebut dapat dipecah menjadi sebuah kombinasi dari satu atau lebih kegiatan komitmen dan pertukaran.
Contoh: Kegiatan penjualan dapat dipergunakan untuk mewakili baik penjualan dengan pengiriman maupun yang terjadi di toko. economic exchange event.
4. Tetapkan kardinalitas setiap hubungan
Kardinalitas menunjukkan bagaimana perumpamaan dalam satu entitas dapat dihubungkan ke perumpamaan tertentu dalam entitas lainnya. Kardinalitas sering diungkapkan sebagai pasangan nomor di setiap entitas. Nomor pertama adalah kardinalitas minimum, dan nomor kedua adalah kardinalitas maksimum. Kardinalitas maksimem dari sebuah hubungan menunjukkan apakah setiap baris dalam entitas dapat dihubungkan lebih dari satu baris dalam entitas lainnya on the other side of the relationship. Kardinalitas maksimem dapat baik 1 atau N.



sumber:
Buku Sistem Basis Data
http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data
http://rizkyherjulian.blogspot.com/2011/11/model-data-rea-resource-event-agent.html
http://fairuzelsaid.wordpress.com/2010/03/16/sistem-basis-data-entity-relationship-diagram-erd/
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/10/pembuatan-model-data-dan-desain-database/
http://world-of-programmer.blogspot.com/2010/02/cara-membuar-erd-entity-relational.html

Senin, 22 Oktober 2012

Tugas 1 SIA

1. Pengertian dan Ruang Lingkup SIA
Sistem Informasi Akuntansi dapat didefinisikan sebagai sistem informasi yang merubah data transaksi bisnis menjadi informasi keuangan yang berguna bagi pemakainya.
Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :
1. SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
2. Berpegang pada prosedur yang relatif standar
3. Menangani data rinci
4. Berfokus historis
5. Menyediakan informasi pemecahan minimal
Ruang lingkup SIA meliputi serangkaian kegiatan administratif untuk menangani transaksi perusahaan, dilengkapi dengan prosedur, dokumen dan jurnal serta laporan keuangan sebagai output.

2. Perbedaan SIA dengan sistem informasi lainnya
SIA merupakan sistem yang berhubungan dengan kegiatan akutansi seperti mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi, memproses data menjadi informasi yang digunakan untuk pengambil keputusan dan melakukan kontrol terhadap aset organisasi.
Perbedaannya dengan:
1. SIM : SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi
2. SI Bisnis : penggunaan dan pengembangan sistem informasi yang efektif dalam organisasi bisnis untuk mencapaia tujuan bisnis
3. SI Pemasaran : Menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan penelitian pasar dan sebagainya yang berhubungan dengan pasar.
4. SI Keuangan :Memberikan informasi kepada orang atau kelompok baik di dalam maupun di luar perusahaan tentang masalah keuangan perusahaan.

3. Siklus pencatatan transaksi Akutansi


Keterangan :
- Bukti Transaksi : transaksi yang terjadi dalam suatu perusahaan merupakan kejadian yang harus dicatat. Proses pencatatan transaksi dimulai dari mencatat semua transaksi yang terjadi.
- Jurnal Umum : tempat mencatat berbagai jenis transaksi yang terjadi dalam satu periode.
- Posting Buku Besar : pemindahan transaksi dari jurnal umum ke dalam perkiraan buku besarnya masing-masing.
- Neraca Saldo : keseimbangan jumlah debit dan jumlah kredit dalam perkiraan buku besar yang harus senantiasa diperiksa minimal pada tiap akhir bulan.
- Laporan Keuangan : daftar yang memuat informasi keuangan suatu perusahaan pada period tertentu. Bentuk umum laporan keuangan pada umumnya meliputi Laporan Laba / Rugi, Laporan Perubahan Modal dan Neraca.

4. Siklus Pemrosesan Transaksi
- Aplikasi siklus pendapatan : kejadian yang terikat dengan distribusi barang/jasa kepada pihak lain dan penagihan pembayaran.
- Aplikasi siklus pengeluaran : kejadian yang berkaitan dengan pengeluaran barang/jasa dari pihak lain dan penetapan kewajiban yang berkaitan.
- Aplikasi siklus produksi : kejadian yang berkaitan dengan perubahan sumber daya menjadi barang/jasa.
- Aplikasi siklus keuangan : kejadian yang berkaitan dengan perolehan dan manajemen dana modal termasuk kas.



Sumber:
http://kazovanajah.blogspot.com/2011/09/ruang-lingkup-sistem-informasi.html
http://www.scribd.com/doc/44548193/SISTEM-INFORMASI-BISNIS
http://datakuliah.blogspot.com/2009/11/siklus-pemrosesan-transaksi-sia-arus.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_manajemen
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_akuntansi

Kamis, 24 Mei 2012

PERTAHANAN NEGARA (PERTAHANAN NASIONAL)

Pada dasarnya setiap Negara wajib memiliki pertahanan guna untuk menjaga wilayahnya dari Negara-negara lain yang ingin merebut atau memperluas wilayahnya secara illegal. Untuk mempertahankan wilayah bukan hanya diwajibkan pada pemerintah dan juga badan keamanan Negara tetapi juga harus melibatkan masyarakat luas.

Pengertian pertahanan Negara (pertahanan nasional) sendiri adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah sebuah negara dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Pertahanan dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :
• Pertahanan militer untuk menghadapi ancaman militer, dan
• Pertahanan nonmiliter / nirmiliter untuk menghadapi ancaman nonmiliter / nirmiliter.

 Selain jenis pertahanan juga terdapat beberapa komponen pertahanan, diantaranya adalah komponen utama, komponen cadangan, dan komponen pendukung.
a. Komponen utama
Komponen utama adalah Tentara Nasional Indonesia, yang siap digunakan untuk melaksanakan tugas tugas pertahanan.

b. Komponen cadangan
Komponen cadangan adalah sumber daya nasional yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama.

c. Komponen pendukung
Komponen pendukung adalah sumber daya nasional yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen cadangan. Komponen pendukung tidak membentuk kekuatan nyata untuk perlawanan fisik.

Sumber daya nasional terdiri dari sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya buatan. Sumber daya nasional yang dapat dimobilisasi dan didemobilisasi terdiri dari sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang mencakup berbagai cadangan materiil strategis, faktor geografi dan lingkungan, sarana dan prasarana di darat, di perairan maupun di udara dengan segenap unsur perlengkapannya dengan atau tanpa modifikasi.

 Komponen pendukung terdiri dari 5 segmen :
1. Para militer
• Polisi (Brimob)
• Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
• Perlindungan masyarakat (Linmas) / pertahanan sipil (Hansip)
• Satuan pengamanan (Satpam)
• Resimen Mahasiswa (Menwa)
• Organisasi kepemudaan
• Organisasi bela diri
• Satuan tugas (Satgas) partai





2. Tenaga ahli / profesi
Sumber daya manusia sesuai keahlian atau berdasarkan profesi.

3. Industri
Semua Industri yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kekuatan utama dan kekuatan cadangan dalam menghadapi ancaman.

4. Sumber daya alam / buatan dan sarana prasarana
Sumber daya alam adalah potensi yang terkandung dalam bumi, air dan dirgantara yang dalam wujud asalnya dapat didayagunakan untuk kepentingan pertahanan negara. Sumber daya buatan adalah sumber daya alam yang telah ditingkatkan daya gunanya untuk kepentingan pertahanan negara. Sarana dan prasarana nasional adalah hasil budi daya manusia yang dapat digunakan sebagai alat penunjang untuk kepentingan pertahanan negara dalam rangka mendukung kepentingan nasional.

5. Sumber daya manusia
Sumber daya manusia adalah warga negara yang secara psikis dan fisik dapat dibina dan disiapkan kemampuannya untuk mendukung komponen kekuatan pertahanan keamanan negara. Seluruh warga negara secara individu atau kelompok, misalnya organisasi masyarakat (seperti: LSM, dsb).

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pertahanan_negara

Kamis, 12 April 2012

Wawasan Nusantara 2


Lagu dan Alat Musik Khas Indonesia

Lagu

Alat musik


Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya_Indonesia